KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (UNMUH Kendari) telah secara resmi meluncurkan program pembangunan infrastruktur dan fasilitas kampus yang komprehensif pada hari Rabu, 9 April 2026. Proyek ambisius ini, yang direncanakan dalam fase bertahap selama dua tahun ke depan, akan mengalokasikan dana sebesar 45 miliar rupiah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana akademik di lokasi kampus utama Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari.
Peluncuran program ini dilakukan melalui serangkaian kegiatan seremonial yang dihadiri oleh Rektor UNMUH Kendari, Wakil Rektor Bidang Sarana dan Prasarana, para pejabat universitas, ketua-ketua himpunan mahasiswa, serta kalangan dosen dan tenaga kependidikan. Upacara peluncuran dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh pimpinan universitas di depan lokasi yang akan menjadi area konstruksi utama, diikuti dengan doa bersama dan penyematan bendera penanda dimulainya proyek besar ini.
Menurut rencana induk pembangunan yang telah disusun selama enam bulan terakhir, proyek infrastruktur UNMUH Kendari mencakup beberapa komponen utama yang sangat strategis untuk mendukung pembelajaran dan penelitian. Komponen pertama adalah pembangunan gedung perpustakaan digital modern bertingkat lima yang akan dilengkapi dengan sistem otomasi koleksi buku elektronik, ruang belajar digital, studio rekaman multimedia, dan fasilitas penunjang lainnya. Gedung perpustakaan ini diproyeksikan dapat menampung hingga 2.500 pengunjung secara bersamaan dengan koleksi lebih dari 500.000 judul buku digital.
Komponen kedua meliputi renovasi dan modernisasi tiga blok gedung kuliah utama yang akan disesuaikan dengan standar smart building, dilengkapi dengan sistem pendingin hemat energi, akses internet berkecepatan tinggi, smart board interaktif di setiap kelas, serta infrastruktur aksesibilitas untuk mahasiswa berkebutuhan khusus. Ketiga blok gedung kuliah tersebut akan ditingkatkan kapasitasnya dari total 45 ruang kelas menjadi 58 ruang kelas dengan standar internasional.
Komponen ketiga adalah pembangunan pusat laboratorium terintegrasi senilai 12 miliar rupiah yang akan menjadi satu kompleks modern mencakup laboratorium sains, teknik, komputer, bahasa, serta laboratorium riset untuk program pascasarjana. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan peralatan terkini yang disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum merdeka dan standar industri 4.0. Sementara itu, komponen keempat adalah pengembangan sarana olahraga dan rekreasi mahasiswa dengan membangun lapangan olahraga multifungsi berstandar internasional, kolam renang semi-olimpik, dan fasilitas fitness center modern.
Dalam sambutannya pada acara peluncuran, Rektor UNMUH Kendari Dr. H. Muh. Ridho Hasibuan, M.Pd. menyatakan komitmen penuh universitas terhadap peningkatan kualitas infrastruktur sebagai fondasi pendidikan berkualitas. “Investasi infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan komitmen kami kepada mahasiswa dan dosen untuk menciptakan ekosistem akademik yang kondusif, modern, dan mendukung inovasi. Kami percaya bahwa dengan fasilitas yang memadai, kualitas pembelajaran dan penelitian akan meningkat secara signifikan,” ujar Rektor Ridho yang dilaporan melalui siaran pers resmi universitas.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa program pembangunan ini sejalan dengan visi UNMUH Kendari untuk menjadi universitas terdepan di Sulawesi Tenggara dengan standar akademik yang diakui nasional dan internasional. “Target kami adalah pada tahun 2028, UNMUH Kendari akan masuk dalam peringkat 200 besar universitas di Indonesia dan menjadi universitas unggulan di kawasan timur Indonesia,” lanjutnya dengan penuh keyakinan.
Wakil Rektor Bidang Sarana dan Prasarana, Dr. Eng. Suryanto, M.T., yang bertanggung jawab langsung atas implementasi proyek ini, memberikan penjelasan teknis mengenai tahapan dan jadwal pelaksanaan. Menurutnya, proyek akan dibagi menjadi empat fase dengan timeline ketat yang telah disepakati dengan kontraktor terpilih melalui tender terbuka dan transparan.
“Fase pertama yang akan dimulai bulan Mei 2026 ini fokus pada pembangunan perpustakaan digital dan renovasi blok gedung kuliah A dan B. Fase ini diestimasi akan selesai pada Desember 2026. Fase kedua meliputi renovasi blok gedung kuliah C dan pembangunan pusat laboratorium, target selesai Juni 2027. Sementara fase ketiga dan keempat mencakup pengembangan sarana olahraga dan fasilitas pendukung lainnya, dengan target keseluruhan proyek selesai pada akhir 2027,” jelas Wakil Rektor Suryanto dengan detail yang sangat spesifik.
Lebih lanjut, Dr. Suryanto menambahkan bahwa seluruh proses konstruksi akan menggunakan protokol keselamatan kerja internasional dan mempertimbangkan aspek lingkungan serta keberlanjutan. “Kami telah mengintegrasikan prinsip green building dalam desain semua proyek infrastruktur ini. Panel surya akan dipasang di atap gedung-gedung baru, sistem pengolahan air limbah yang ramah lingkungan juga sudah direncanakan, serta penggunaan material berkelanjutan menjadi prioritas,” katanya.
Antusiasme terhadap program ini juga ditunjukkan oleh kalangan mahasiswa. Ketua Senat Mahasiswa UNMUH Kendari, Akhmad Fauzan, 21 tahun dari Program Studi Teknik Informatika, mengungkapkan apresiasi mendalam atas inisiatif universitas ini. “Sebagai mahasiswa, kami sangat antusias menyambut pembangunan fasilitas baru ini. Khususnya pembangunan perpustakaan digital dan laboratorium komputer yang modern akan sangat membantu proses pembelajaran dan penelitian kami. Fasilitas olahraga baru juga akan meningkatkan semangat kebersamaan di kampus,” tutur Fauzan dengan semangat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., menilai bahwa pembangunan infrastruktur ini akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap program pendidikan di fakultasnya. “Dengan adanya pusat laboratorium terintegrasi yang modern, mahasiswa teknik kami akan memiliki kesempatan lebih baik untuk praktik dan melakukan riset berkualitas tinggi. Ini akan meningkatkan kompetensi lulusan kami di industri,” ujar Prof. Bambang.
Aspek pendanaan proyek ini menjadi perhatian khusus yang dijelaskan secara transparan oleh Rektor. Dana sebesar 45 miliar rupiah berasal dari kombinasi sumber pembiayaan yang terdiri atas 25 miliar rupiah dari dana operasional universitas yang telah diakumulasikan selama tiga tahun, 15 miliar rupiah dari pinjaman ke lembaga keuangan dengan bunga rendah yang telah disetujui, serta 5 miliar rupiah dari sumbangan alumni dan mitra industri yang telah berkomitmen sejak awal tahun 2026.
“Transparansi finansial adalah prioritas kami. Seluruh proses pelaporan keuangan proyek ini akan diaudit oleh pihak ketiga independen dan dilaporkan secara berkala kepada senat universitas serta opini publik,” jamin Rektor, menunjukkan keseriusan UNMUH Kendari dalam tata kelola keuangan yang bertanggung jawab.
Dampak jangka panjang dari proyek infrastruktur ini diperkirakan akan sangat luas. Pertama, secara akademik, peningkatan kualitas fasilitas akan mendukung peningkatan akreditasi program studi dan universitas secara keseluruhan. Saat ini UNMUH Kendari memiliki 8 program studi terakreditasi B, dan target lima tahun ke depan adalah meningkatkan minimal empat program studi menjadi akreditasi A.
Kedua, dampak penelitian dan inovasi juga akan meningkat seiring dengan ketersediaan laboratorium modern dan perpustakaan digital yang memadai. Universitas menargetkan peningkatan publikasi ilmiah dalam jurnal terindeks dari rata-rata 25 publikasi per tahun menjadi 100 publikasi per tahun dalam kurun lima tahun.
Ketiga, dari aspek penerimaan mahasiswa baru, pembangunan infrastruktur ini diharapkan akan meningkatkan daya tarik calon mahasiswa, terutama dari luar Sulawesi Tenggara yang selama ini masih berkontribusi kecil terhadap enrollment universitas. Proyeksi peningkatan mahasiswa baru adalah dari rata-rata 600 mahasiswa per tahun menjadi 1.200 mahasiswa per tahun.
Keempat, pembangunan infrastruktur ini juga akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Selama dua tahun pelaksanaan proyek, diperkirakan akan menyerap tenaga kerja konstruksi sebanyak 250–300 orang, baik untuk posisi terampil maupun semi-terampil.
Kepala Unit Kabar Kampus UNMUH Kendari, Rina Wijayanti, S.Sos., M.I.Kom., menegaskan bahwa seluruh perkembangan proyek akan dilaporkan secara regular kepada media massa dan publik. “Unit Kabar Kampus berkomitmen untuk menjadi jembatan informasi antara universitas dengan masyarakat. Kami akan menyelenggarakan konferensi pers bulanan untuk melaporkan progres konstruksi dan perkembangan terkini,” katanya.
Dengan diluncurkannya program pembangunan infrastruktur ini, Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan langkah konkret dalam transformasi institusi menuju universitas yang lebih modern, kompetitif, dan relevan dengan tuntutan pendidikan masa depan. Proyek senilai 45 miliar rupiah ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang menjadi tri dharma perguruan tinggi. Dengan dukungan penuh dari seluruh stakeholder, program ambisius ini diharapkan dapat terwujud sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh civitas akademika serta masyarakat luas.
—
Total kata: 1.876 kata